OBITUARI DINI HARI


Ode buat Umbu Landu Paranggi

Oleh: Gus Nas

Dari bumi Sumba ia tenggak terik sabana
Tanah kering dengan wajah merindu
Karena itulah ia bernama Umbu

Di atas kuda Sumba yang gesit itu
Dengan lincah ia lemparkan lembing
Berburu dan bermain Pasola menjadi puisi dalam hidupnya

Entah kenapa ia memilih Jogja
Entah kenapa Malioboro menjadi kawah didihnya
Hanya Umbu mengerti jawabnya

Jogja ia jadikan mesin ketik tua
Malioboro ia jadikan medan persada
Lalu ia runcingkan kata-kata dengan ketajaman jiwa
Ia lemparkan lembing aksara ke cakrawala

Paranggi adalah puisi
Ia ajarkan keindahan diam-diam
Semacam cinta yang tak biasa
Agar puisi menemukan getarnya

Ketika Malioboro sedang terlena
Umbu sudah menyelinap dalam senyap
Dan memilih Bali sebagai tempat semadi

Umbu Landu Paranggi telah sempurna menjadi puisi
Berjilid-jilid puisi itu ia wariskan atas nama cinta
Aku menyebutnya rindu

Gus Nas

Jogja, 5 April 2021

BAGIKAN SEKARANG :

Leave a Reply

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!
!