Mahasiswa Unimma Dampingi UMKM Cipta Pesona Gypsum

Universitas Muhammadiyah Magelang (Unimma) mendukung program merdeka belajar yang dicanangkan oleh pemerintah, salah satunya adalah program  KKN PPMT. Program ini mengusung tema ekonomi kreatif berbasis wirausaha dan kearifan lokal. Tim KKN PPMT Unimma melakukan pembinaan pada UMKM Cipta Pesona Gypsum yang ada di desa Kertosari, Kabupaten Temanggung. UMKM ini bergerak pada bidang furnitur yang berupa produksi gypsum, jual beli gypsum, serta jasa pemasangan plapon atau eternit. Kegiatan ini dilakukan selama satu bulan mulai akhir Desember sampai akhir Januari 2022, dengan tim yang beranggotakan Alfian Sabiqul Khoir, Ade Rahman Setiawan, Muhammad Fatkhur Rokhim, Muhammad Adam, dan Zahida Solusia Khoirunnisa. Bertindak sebagai  pendamping adalah Wahyu Anggit Prasetya, selaku dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unimma.

            “Tema yang diangkat dalam KKN PPMT kali ini yaitu ‘pengelolaan laporan keuangan dan pemasaran dalam upaya peningkatan nilai jual produk pada UMKM  di desa Kertosari, Kabupaten Temanggung.’ Tema ini diangkat karena UMKM cipta pesona gypsum belum mempunyai  laporan keuangan dan juga pemasaran yang efektif. Pencatatan laporan yang masih dilakukan secara manual serta pemasaran yang hanya mencakup lingkungan sekitar dengan jangkauan yang tidak begitu luas, serta hanya mengandalkan promosi dari mulut ke mulut” tukas Wahyu Anggit Prasetya.

Selain itu UMKM ini juga tidak memanfaatkan media sosial sebagai tempat melakukan promosi yang tentunya akan membantu dalam segi pemasaran produk dan jasa. Sebab itu tim KKN PPMT membantu melakukan pengelolaan terhadap laporan keuangan dan juga pemasaran dalam upaya peningkatan nilai jual produk. Laporan keuangan ini dibuat oleh tim KKN PPMT dalam bentuk microsoft exxel yang sudah diberi keterangan pada kolom yang tersedia, sehingga pengelola UMKM bisa dengan mudah  memahami dan melakukan pembukuan, serta dengan pendampingan intensif pengelola. Pendampingan pengelolaan pemasaran dilakukan dengan cara posting di media sosial seperti instagram, facebook, web internet serta forum media sosial yang sesuai dengan bidang yang terkait. Sehingga produk gypsum dan juga jasa pemasangan  bisa dilihat dan diketahui oleh banyak masyarakat dengan jangkauan yang lebih luas.

Muhammad Adam selaku peserta KKN menyampaikan, “kami telah melihat dan meneliti pada UMKM Gypsum ini terdapat beberapa permasalahan dalam kegiatan usahanya, sebab itu masukan dari kami adalah dengan melakukan pelatihan pada karyawan Gypsum terkait pembukuan modern melalui sebuah aplikasi dan pembuatan media promosi pemasaran UMKM Gypsum yang lebih baru dan menarik. Dengan ada pelatihan kepada karyawan Gypsum terkait pembukuan laporan keuangan diharapkan agar sistem keuangan yang telah usang dapat membantu pemilik dalam melakukan keputusan bisnis. Selain itu diharapkan nantinya sistem baru yang ada dapat memudahkan karyawan di UMKM Gypsum dalam menyelesaikan pesanan pelanggan dan UMKM Gypsum akan lebih dikenal oleh pelanggan dan lebih efektif dan efisien dalam kegiatan produksi,” pesannya.

            Peranan dari adanya kegiatan KKN PPMT ini diharapkan ada kemajuan dan keefektifan pengelolaan laporan keuangan serta pemasaran pada UMKM Cipta Pesona Gypsum. Selain  membuat laporan keuangan rapi dan pemasaran yang efektif, diharapkan UMKM bisa meningkatkan kualitas beberapa segi tidak hanya segi pemasaran dan pembukuan, tetapi juga mutu pelayanan terhadap konsumen.

Editor: Ilham/ magelangpost.com

BAGIKAN SEKARANG :

Leave a Reply

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!
!