Mahasiswa UNIMMA Bantu Optimalisasi Laporan Keuangan di BUMDes Bahtera Mertoyudan

Penggunaan sistem akuntansi di dunia bisnis membuat para pelaku bisnis harus paham dengan akuntansi berbasis sistem untuk memudahkan pekerjaan mereka. Namun, perkembangan teknologi ini belum disadari oleh semua pihak. Banyak pihak yang masih menggunakan cara manual dalam pencatatan akuntansinya, salah satunya di BUMDes Bahtera yang berada di Desa Mertoyudan. BUMDes Bahtera didirikan pada bulan April 2020 dan diketuai oleh Sigit Haryadi. Dalam membuat laporan keuangan, BUMDes Bahtera  masih membuat jurnal, buku besar, dan laporan dengan excel. Hal ini berpotensi menimbulkan beberapa kesalahan dalam pencatatan yang menyebabkan kualitas laporan kurang dapat diandalkan sebagai alat pengambilan keputusan. Selain itu, waktu yang dibutuhkan untuk membuat laporan keuangan menjadi tidak efisien.

Permasalahan tersebut membuat tim KKN Tematik Universitas Muhammadiyah Magelang mengangkat judul “Optimalisasi Laporan Keuangan Bersasis Pivotable pada BUMDes Bahtera, Desa Mertoyudan, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang”. Program ini diketuai Veni Soraya Dewi, S.E., M.Si dengan tim yang beranggotakan empat orang yaitu Amalia Susanti, Tifa Anggun Hapsari, Anggun Dwi Cahyani, dan Azmia Salsabilla yang merupakan mahasiswa program studi akuntansi. KKN Tematik ini merupakan salah satu kegiatan dari program hibah Merdeka Belajar Kampus Merdeka yang diperoleh prodi akuntansi UNIMMA.

“Akuntansi identik dengan berbagai perhitungan yang berkaitan dengan keuangan, tidak semua orang dapat dengan mudah mempelajari ilmu tersebut. Tentu akan menjadi sebuah tantangan tersendiri ketika menentukan program kerja KKN akuntansi yang dapat dipahami oleh orang awam. Meskipun demikian, penerapan ilmu akuntansi akan sangat bermanfaat bagi warga sekitar. Khususnya bagi BUMDes Bahtera ini” ujar Anggun Dwi Cahyani.

Program ini bertujuan untuk mempermudah mitra dalam pencatatan laporan keuangan serta meningkatkan kualitas laporan keuangan dengan menggunakan pivotable. Pivotable dipilih karena penggunaannya mudah dan tidak perlu membeli aplikasi khusus untuk menjalankannya. “Penggunaan program Pivotable ini sangat berguna dalam membuat laporan keuangan di sini” ujar Pak Ambar, selaku bendahara BUMDes Bahtera.

Rangkaian program yang direncanakan selama satu bulan ini dilakukan dalam tiga tahap yaitu, sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan. Sosialisasi dilakukan untuk semua anggota, sedangkan pelatihan hanya untuk bendahara sebagai user. Pendampingan dilakukan dengan langsung mempraktekkan membuat laporan keuangan pada periode berjalan sehingga hasil yang diperoleh lebih jelas. “Program kerja yang dilakukan sesuai dengan kebutuhan mitra. Selain itu, mahasiswa bisa mempraktekkan ilmu yang mereka peroleh saat kuliah karena sesuai dengan bidang ilmu mereka. Dengan begitu, manfaat bisa diperoleh keduanya”ujar Bu Veni. Harapannya sistem ini akan digunakan seterusnya oleh BUMDes Bahtera sebelum menemukan sistem yang lebih efektif lainnya dan tim akan mendampingi mitra sampai bisa menjalankannya.

Editor : Putra/magelangpost.com

BAGIKAN SEKARANG :

Leave a Reply

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!
!