Maaf

dreamstime.com

Oleh: Gus Nas

Masih adakah yang memiliki harta karun ini?
Sepatah kata tapi lebih berharga dari dunia seisinya

Kucari maaf di setiap diri manusia
Tapi yang kudapat hanya kata usang di bibir saja

Dalam perang kata-kata di dunia maya
Ketika ghibah dan fitnah menjadi mercusuar tanpa menampakkan muka
Manakala nyinyir dan kebencian dijadikan berhala
Kata maaf semakin asing dan usang di relung jiwa

Di kesucian Idul Fitri ini
Terus kugali ladang maaf di lubuk hati
Lalu dosa-dosa yang mengotori diri ini kujadikan pupuk untuk mawas diri

Kupetik kata maaf pada taman puisiku
Diiringi paduan suara hati dalam keharuman janji merawat harmoni

Kini saatnya kupersembahkan sekuntum kata maaf ini untukmu
Secuit cinta tanpa basa-basi pada bait awal dan bait akhir syairku

Gus Nas

Kyai dan Budayawan

BAGIKAN SEKARANG :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!
!