BALIHO

Oleh: Gus Nas

Baliho mengguyur di sekujur negeriku
Saat nestapa anak bangsa merajalela
Ketika pandemi menebar nyeri di ulu hati
Manakala maut datang silih-berganti tiada henti

Selain mengelus dada
Rakyat bisa apa?
Dengan nafas tersengal
Aku bertanya!

Para pemimpin partai yang tak peka pada nasib rakyatnya
Yang sibuk memoles gincu dan merias diri saat pandemi
Yang narsis setengah mati saat rakyat tak punya nasi
Inikah harapan bangsa di Pilpres nanti?

Kusebut baliho itu kalabendu
Baliho itu malapetaka
Foya-foya pamer muka di seluruh negeri tapi mungil prestasi
Tebar pesona dengan kata-kata tapi kerdil dalam bekerja

Inikah makna kebangsaan itu?
Mengguyur sekujur negeri dengan baliho berapi-api
Sila keberapa yang sedang dilaksanakannya di tengah kecamuk duka-lara rakyatnya?

Baliho menggantang asap di kota-kota
Di pinggir jalan raya baliho itu menampar wajah lebam dan perut lapar anak-anak bangsa

Gus Nas

Jogja, 7 Agustus 2021

BAGIKAN SEKARANG :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
!